Trik Membuat Firefox Menjadi Cepat
1. Aktifkan Pipelining
Biasanya browser bekerja dengan mengirimkan permintaan kepada server dan menunggu respon sebelum melanjutkan proses. Pipelining adalah sebuah teknik lebih agresif yang memungkinkan browser untuk mengirimkan beberapa permintaan sekaligus sebelum menerima respon apapun untuk mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk mengunduh isi halaman. Untuk mengaktifkan fungsi ini ketik “about:config” pada kotak alamat, klik-ganda pada “network.http.pipelining” dan “network.http.proxy.pipelining” agar nilainya berubah menjadi “true” kemudian klik-ganda pada “network.http.pipelining.maxrequest” dan jadikan nilainya “8″. trus....
Perlu diingat bahwa beberapa server tidak melayani pipelining. Jadi, ada kemungkinan kalau pengaturan ini justru memperburuk kinerja. Atur kembali semuanya seperti pengaturan awal jika memang terjadi masalah.
2. Render dengan Cepat
Situs yang besar dan rumit bisa memakan waktu untuk diunduh. Firefox tidak ingin membuat Anda menunggu, jadi dengan pengaturan standar Firefox akan langsung menampilkan apa yang ia terima setiap 0,12 detik. Walaupun hal ini membuat browser terkesan lebih cepat, rendering ulang yang dilakukan terus menerus meningkatkan waktu total yang dibutuhkan untuk menampilkan halaman, kita dapat mengurangi jumlah rendering ulang untuk meningkatkan kinerja.
Ketik “about:config” dan tekan [ENTER], kemudian klik kanan pada tampilan utama dan kemudian pilih “New > Integer”. Ketik “content.notify.interval” sebagai nama preferensi Anda, klik “ok”, masukkan “500000″ (500 ribu) dan klik “ok” kembali.
Klik kanan lagi pada tampilandan pilih “New > Boolean”. Kali ini buat nilai disebut “content.notify.ontimer” dan atur menjadi “True” untuk menyelesaikan tugas Anda.
3. Loading Lebih Cepat
Jika Anda tidak menggerakkan tetikus atau menyentuh keyboard selama 0,75 detik, Firefox akan masuk ke dalam mode “low frequency interrupt” yang artinya interface-nya menjadi kurang responsif tetapi bisa me-load halaman lebih cepat.
Ketik “about:config” dan tekan [ENTER], klik kanan pada tampilan dan pilih “New > Integer”. Ketik “content.switch.threshold”, klik “ok”, masukkan “250000″ (seperempat detik) dan klik “ok” untuk menyelesaikan.
Sabtu, 22 Mei 2010
Jumat, 21 Mei 2010
Misteri Sailing Stone Death Valley alias Lembah Kematian
Mengapa dinamakan Sailing Stone? Biasanya jika batu terlempar dari tempat jauh pada suatu area maka batu tersebut akan berguling, berputar-putar pada sumbunya hingga berhenti pada suatu tempat. Tapi batu misterius ini tidak demikian. Itulah keunikannya. Batu-batu ini meluncur diatas tanah dengan satu sisi seolah-olah sebuah perahu meluncur diatas permukaan air. Satu lagi fakta unik ditemukan.

Ini adalah salah satu misteri besar bahwa batu yang beratnya kurang lebih seperti berat orang dewasa dapat bergerak sendiri. Hal ini telah menjadi teka-teki cukup rumit dalam dekade terakhir. Batu misterius Death Valley telah ditemukan di atas lembah yang tidak ada pemukiman manusia dan lembah ini dipenuhi dengan tanah berlumpur kering retak selama musim panas dan es selama musim dingin. Banyak ahli geologi telah pergi ke tempat ini yang dikenal dengan Racetrack Playa dan sekitarnya.

Batu berlayar misterius Death Valley bergerak di tanah dan meninggalkan jejak sangat halus di belakang. Beberapa geolog datang dengan kesimpulan bahwa batu misterius Death Valley bergerak melalui tanah halus ketika lumpur basah oleh tetesan es dan batu meluncur diatasnya dengan bantuan angin. Namun ini tidak sepenuhnya benar karena batu bergerak selama musim panas saat suhu terlalu tinggi dan bahkan mengering dengan sendirinya. Dalam hal ini mungkin bisa kita katakan sebagai misteri jagad, misteri sains dan fakta unik yang belum terpecahkan.

Batu misterius Death Valley merupakan fenomena yang luar biasa dalam arti bahwa mereka bisa bergantian dan berbeda. Ini adalah pikiran menantang karena batu misterius Death Valley mulai bergerak ke arah paralel. Seperti tahun-tahun berjalan, setiap batu mengambil jalan sendiri yang berbeda. Beberapa batu membuat linier ternyata lain membuat oval sementara yang lain membuat bentuk bergelombang pada jejak mereka. Tak seorang pun pernah melihat mereka bergerak dan tidak ada yang tahu kecepatan mereka bergerak. Beberapa batu bergerak lebih jauh dari yang lain selama dua sampai lima tahun. (Dihimpun dari berbagai sumber)

Ini adalah salah satu misteri besar bahwa batu yang beratnya kurang lebih seperti berat orang dewasa dapat bergerak sendiri. Hal ini telah menjadi teka-teki cukup rumit dalam dekade terakhir. Batu misterius Death Valley telah ditemukan di atas lembah yang tidak ada pemukiman manusia dan lembah ini dipenuhi dengan tanah berlumpur kering retak selama musim panas dan es selama musim dingin. Banyak ahli geologi telah pergi ke tempat ini yang dikenal dengan Racetrack Playa dan sekitarnya.

Batu berlayar misterius Death Valley bergerak di tanah dan meninggalkan jejak sangat halus di belakang. Beberapa geolog datang dengan kesimpulan bahwa batu misterius Death Valley bergerak melalui tanah halus ketika lumpur basah oleh tetesan es dan batu meluncur diatasnya dengan bantuan angin. Namun ini tidak sepenuhnya benar karena batu bergerak selama musim panas saat suhu terlalu tinggi dan bahkan mengering dengan sendirinya. Dalam hal ini mungkin bisa kita katakan sebagai misteri jagad, misteri sains dan fakta unik yang belum terpecahkan.

Batu misterius Death Valley merupakan fenomena yang luar biasa dalam arti bahwa mereka bisa bergantian dan berbeda. Ini adalah pikiran menantang karena batu misterius Death Valley mulai bergerak ke arah paralel. Seperti tahun-tahun berjalan, setiap batu mengambil jalan sendiri yang berbeda. Beberapa batu membuat linier ternyata lain membuat oval sementara yang lain membuat bentuk bergelombang pada jejak mereka. Tak seorang pun pernah melihat mereka bergerak dan tidak ada yang tahu kecepatan mereka bergerak. Beberapa batu bergerak lebih jauh dari yang lain selama dua sampai lima tahun. (Dihimpun dari berbagai sumber)
ULAR RAKSASA
Kamis, 13 Mei 2010
Trick Menampilkan File yang Dihidden Virus pada Flash Disk
Sering kali kita merasa kesal apabila data flash disk kita diserang oleh virus. Berikut ini tips untuk mengembalikan data-data yang dihidden oleh virus pada flash disk anda yang saya himpun dari berbagai sumber. Semoga bermanfaat …
1. Aktifkan menu Command Prompt dengan cara mengklik Program – Accessories – Command Prompt.
2. Kita asumsikan data flash disk anda ada di drive F, ketik f:\
3. Kemudian ketik perintah :
attrib –s –h –r /s d/
-s = menghilangkan atribut sistem
-h = menghilangkan hidden
-r = menghilangkan read only
/s = sub directory
/d = directory
3. Tunggu beberapa saat, file-file anda yang dihidden virus akan kembali muncul.
1. Aktifkan menu Command Prompt dengan cara mengklik Program – Accessories – Command Prompt.
2. Kita asumsikan data flash disk anda ada di drive F, ketik f:\
3. Kemudian ketik perintah :
attrib –s –h –r /s d/
-s = menghilangkan atribut sistem
-h = menghilangkan hidden
-r = menghilangkan read only
/s = sub directory
/d = directory
3. Tunggu beberapa saat, file-file anda yang dihidden virus akan kembali muncul.
Istilah-istilah Ilmu Komputer
CROPPING : Membatasi bidang gambar dengan cara membuang area yang tidak dibutuhkan.
FILTER : Tools Program pengolah gambar untuk menghasilkan efek-efek tertentu.
MASKING : Menambahkan efek pada layer tanpa mengubah gambar asli dalam layer tersebut.
LAYER : Lapisan area kerja untuk memudahkan dalam membuat gambar(grafis) yang bertumpuk.
PLUG-IN : Program tambahan yang disisipkan kedalam aplikasi untuk menambah kemampuan aplikasi tersebut.
RED EYE : Efek pantulan sinar pada gambar mata karena terkena cahaya blitz kamera. Biasanya terjadi pada ruang yang tingkat pencahayaannya rendah.
RETOUCH : Reka ulang gambar atau foto digital.
SLICE : Teknik memotong gambar menjadi beberapa bagian agar mudah dikelola saat diubah menjadi format HTML.
EXIF(Exchangeable Image File Format) : Standard penyimpanan file gambar agar data-data khusus yang disimpan dalam gambar tersebut bisa dibaca oleh piranti atau software lain.
GIF(Graphic Interchange Format) : Salah satu format file gambar yang telah terkompresi dan hanya memiliki maksimal 256 warna. GIF biasa dipakai di situs internet karena ukuran filenya kecil.
JPEG(Joint Photographic Experts Group) : Salah satu format kompresi file gambar yang umum dipakai orang dan banyak tersedia di berbagai aplikasi grafis. Tingkat kompresi bisa di atur dengan mengurangi kadar warnanya.
BATCH : Proses pengolahan gambar secara serentak dengan cara menjalankan serangkaian perintah yang sudah di program sebelumnya.
THUMBNAIL : Gambar kecil(seukuran perangko) yang digunakan untuk tampilan awal gambar berukuran besar.
MP3(MPEG Audio layer-3) : Standard pengompresian file suara. Kualitas suaranya setara dengan audio CD, tapi ukurannya lebih kecil 1/12 kali.
ID3 TAG : Informasi tambahan yang disertakan dalam file mp3. Informasi tersebut antara lain judul lagu, penyanyi, judul album, jenis musik, tahun produksi dan sebagainya.
MIDI(Musical Instrument Digital Interface) : Format standard untuk pengolahan musik elektronik oleh komputer.
WAV/WAVE : Salah satu jenis format file audio yang di kembangkan microsoft dan berjalan di system operasi windows.
WMA(Windows Media Audio) : Format file kompresi musik digital yang dikembangkan Microsoft dan dapat dimainkan dengan Windows Media Player.
OGG Vorbis : Format kompresi audio dari komunitas open source. File vorbis(dengan ekstensi .ogg) mampu menghasilkan file audio yang lebih ramping dibanding mp3.
APE : Format kompresi file audio yang mampu mempertahankan kualitas suara asalnya. Dikembangkan oleh Monkeys Audio.
SMF(Standard Midi File) : Format audio yang dikembangkan agar pemusik dan pembuat file audio dapat menstrasfer sekuens midi dalam suatu aplikasi ke aplikasi lainnya.
TURNTABLE : Salah satu jenis pemutar piringan hitam yang biasa digunakan oleh para disk jokey untuk menghasilkan distorsi suara (scratch).
CONVERT : Teknik mengubah format file audio maupun video.
FIREWIRE : Koneksi supercepat antara PC dengan perangkat digital. Dikenal juga dengan IEE1394.
FIREWALL : Sistem yang mencegah akses penyusup ke komputer yang terhubung dalam sebuah jaringan.
ATTACHMENT : File yang ikut terkirim beserta pesan e-mail.
VISUAL BASIC : Aplikasi pembuat program sederhana yang diciptakan oleh microsoft.
MACRO : Serangkaian perintah otomatis yang bisa dijalankan setiap saat dalam sebuah aplikasi.
PACTH : File atau sekumpulan file pada software yang dapat mengoreksi problem dalam aplikasi software yang telah ada.
PAYLOAD : Aktifitas yang disebabkan oleh infeksi virus, seperti menghilangkan teks atau menghapus file.
SPAM : E-Mail sampah yang dikirim ke sejumlah alamat e-mail secara bersamaan.
TROJAN : Program asing yang bisa menyebabkan sistem operasi tidak bisa berjalan normal.
VIRUS : Program yang menyebabkan gangguan atau kerusakan pada data komputer.
WORM : Program yang mentransmisikan dan meng-copy dirinya sendiri kedalam jaringan internet.
FREEWARE : Aplikasi yang dapat diperoleh dan digunakan secara gratis.
SHAREWARE : Aplikasi/software gratisan dari internet yang dibatasi waktu pemakaiannya, dan apabila melewati masa tenggang waktu yang ditentukan maka aplikasi tidak bisa dipakai kecuali membeli produk versi full.
SYSTEM TRAY : Tampilan pada taskbar, di kanan bawah desktop yang berisi ikon program yang sedang aktif.
DESKTOP : Tampilan muka dari sistem operasi yang menampilkan sejumlah ikon aplikasi, file atau folder.
SYSTEM OPERASI : Software utam yang mengatur kerja berbagai bagian komputer. Contohnya, Microsoft Windows, Linux, MacOS dan Unix.
DEFRAG : Merapikan kembali data yang tersimpan dalam hard disk, sehingga dapat diakses lebih cepat.
REGISTRY : Database penampung informasi tentang konfigurasi komputer. Windows akan selalu merujuknya untuk menjalankan piranti lunak dan piranti keras. Registry ini secara visual diwakili oleh serangkaian huruf dan angka.
NETWORK : Jaringan sejumlah komputer, minimal 2 komputer yang dihubungkan dan dapat bekerja sama.
USB : Universal Serial Bus, socket yang terdapat di komputer model baru untuk koneksi perangkat-perangkat USB. USB mendukung instalasi yang sangat mudah yaitu plug-and-play.
BLUETOOTH : Perangkat koneksi tanpa kabel (Nirkabel) jarak dekat yang bisa menghubungkan piranti elektronik seperti PDA, Handphone dan lain-lain.
WI-FI : Nama lain dari standar koneksi tanpa kabel 802.11b.
(Dikumpulkan dari berbagai sumber)
FILTER : Tools Program pengolah gambar untuk menghasilkan efek-efek tertentu.
MASKING : Menambahkan efek pada layer tanpa mengubah gambar asli dalam layer tersebut.
LAYER : Lapisan area kerja untuk memudahkan dalam membuat gambar(grafis) yang bertumpuk.
PLUG-IN : Program tambahan yang disisipkan kedalam aplikasi untuk menambah kemampuan aplikasi tersebut.
RED EYE : Efek pantulan sinar pada gambar mata karena terkena cahaya blitz kamera. Biasanya terjadi pada ruang yang tingkat pencahayaannya rendah.
RETOUCH : Reka ulang gambar atau foto digital.
SLICE : Teknik memotong gambar menjadi beberapa bagian agar mudah dikelola saat diubah menjadi format HTML.
EXIF(Exchangeable Image File Format) : Standard penyimpanan file gambar agar data-data khusus yang disimpan dalam gambar tersebut bisa dibaca oleh piranti atau software lain.
GIF(Graphic Interchange Format) : Salah satu format file gambar yang telah terkompresi dan hanya memiliki maksimal 256 warna. GIF biasa dipakai di situs internet karena ukuran filenya kecil.
JPEG(Joint Photographic Experts Group) : Salah satu format kompresi file gambar yang umum dipakai orang dan banyak tersedia di berbagai aplikasi grafis. Tingkat kompresi bisa di atur dengan mengurangi kadar warnanya.
BATCH : Proses pengolahan gambar secara serentak dengan cara menjalankan serangkaian perintah yang sudah di program sebelumnya.
THUMBNAIL : Gambar kecil(seukuran perangko) yang digunakan untuk tampilan awal gambar berukuran besar.
MP3(MPEG Audio layer-3) : Standard pengompresian file suara. Kualitas suaranya setara dengan audio CD, tapi ukurannya lebih kecil 1/12 kali.
ID3 TAG : Informasi tambahan yang disertakan dalam file mp3. Informasi tersebut antara lain judul lagu, penyanyi, judul album, jenis musik, tahun produksi dan sebagainya.
MIDI(Musical Instrument Digital Interface) : Format standard untuk pengolahan musik elektronik oleh komputer.
WAV/WAVE : Salah satu jenis format file audio yang di kembangkan microsoft dan berjalan di system operasi windows.
WMA(Windows Media Audio) : Format file kompresi musik digital yang dikembangkan Microsoft dan dapat dimainkan dengan Windows Media Player.
OGG Vorbis : Format kompresi audio dari komunitas open source. File vorbis(dengan ekstensi .ogg) mampu menghasilkan file audio yang lebih ramping dibanding mp3.
APE : Format kompresi file audio yang mampu mempertahankan kualitas suara asalnya. Dikembangkan oleh Monkeys Audio.
SMF(Standard Midi File) : Format audio yang dikembangkan agar pemusik dan pembuat file audio dapat menstrasfer sekuens midi dalam suatu aplikasi ke aplikasi lainnya.
TURNTABLE : Salah satu jenis pemutar piringan hitam yang biasa digunakan oleh para disk jokey untuk menghasilkan distorsi suara (scratch).
CONVERT : Teknik mengubah format file audio maupun video.
FIREWIRE : Koneksi supercepat antara PC dengan perangkat digital. Dikenal juga dengan IEE1394.
FIREWALL : Sistem yang mencegah akses penyusup ke komputer yang terhubung dalam sebuah jaringan.
ATTACHMENT : File yang ikut terkirim beserta pesan e-mail.
VISUAL BASIC : Aplikasi pembuat program sederhana yang diciptakan oleh microsoft.
MACRO : Serangkaian perintah otomatis yang bisa dijalankan setiap saat dalam sebuah aplikasi.
PACTH : File atau sekumpulan file pada software yang dapat mengoreksi problem dalam aplikasi software yang telah ada.
PAYLOAD : Aktifitas yang disebabkan oleh infeksi virus, seperti menghilangkan teks atau menghapus file.
SPAM : E-Mail sampah yang dikirim ke sejumlah alamat e-mail secara bersamaan.
TROJAN : Program asing yang bisa menyebabkan sistem operasi tidak bisa berjalan normal.
VIRUS : Program yang menyebabkan gangguan atau kerusakan pada data komputer.
WORM : Program yang mentransmisikan dan meng-copy dirinya sendiri kedalam jaringan internet.
FREEWARE : Aplikasi yang dapat diperoleh dan digunakan secara gratis.
SHAREWARE : Aplikasi/software gratisan dari internet yang dibatasi waktu pemakaiannya, dan apabila melewati masa tenggang waktu yang ditentukan maka aplikasi tidak bisa dipakai kecuali membeli produk versi full.
SYSTEM TRAY : Tampilan pada taskbar, di kanan bawah desktop yang berisi ikon program yang sedang aktif.
DESKTOP : Tampilan muka dari sistem operasi yang menampilkan sejumlah ikon aplikasi, file atau folder.
SYSTEM OPERASI : Software utam yang mengatur kerja berbagai bagian komputer. Contohnya, Microsoft Windows, Linux, MacOS dan Unix.
DEFRAG : Merapikan kembali data yang tersimpan dalam hard disk, sehingga dapat diakses lebih cepat.
REGISTRY : Database penampung informasi tentang konfigurasi komputer. Windows akan selalu merujuknya untuk menjalankan piranti lunak dan piranti keras. Registry ini secara visual diwakili oleh serangkaian huruf dan angka.
NETWORK : Jaringan sejumlah komputer, minimal 2 komputer yang dihubungkan dan dapat bekerja sama.
USB : Universal Serial Bus, socket yang terdapat di komputer model baru untuk koneksi perangkat-perangkat USB. USB mendukung instalasi yang sangat mudah yaitu plug-and-play.
BLUETOOTH : Perangkat koneksi tanpa kabel (Nirkabel) jarak dekat yang bisa menghubungkan piranti elektronik seperti PDA, Handphone dan lain-lain.
WI-FI : Nama lain dari standar koneksi tanpa kabel 802.11b.
(Dikumpulkan dari berbagai sumber)
Langganan:
Postingan (Atom)
MARENGGE
Nelayan tradisional Tumbang Samba menangkap ikan di Danau Mare menggunakan jala (Rengge)





